Ayo Produksi Dan Proyeksi Keuangan Mu 4


JADI
PENGUSAHA
MANDIRI
#JAPRI


Assalamu’alaikum wr.wb
Ada kabar baik untuk kita semuanya, kali ini saya akan membahas tentang rencana rencana bisnis yang akan kalian buat. Wajib dibaca ya untuk kalian kalian yang ingin membuat rencana ide bisnis baru karena untuk merancang ide bisnis ini tidak sembarangan ya, semoga bermanfaat dan semoga sukses bisnis kalian J
  •        Sumber Daya Utama, Modal Awal, dan Alur Produksi

Dalam memulai sebuah usaha, sumber daya utama dibagi menjadi dua, yaitu peralatan-peralatan yang digunakan untuk mendukung terciptanya suatu produk dan bahan-bahan yang akan digunakan dalam proses produksi. Berikut ini akan dibahas satu per satu peralatan, bahan baku, dan alur proses produksi :
1.       Peralatan yang digunakan
Untuk membantu proses produksi barang yang akan dibuat, alat apa saja yang akan diperlukan untuk digunakan dalam proses pembuatan produksi sebuah usaha agar bisa berjalan dengan lancar. Selain mengeluarkan biaya untuk pengadaan peralatan, terdapat juga beberapa biaya - biaya yang harus dikeluarkan pada awal suatu usaha agar dapat memulai usaha dengan lancar :
a)       Biaya promosi awal
b)      Biaya sewa tempat
c)       Biaya resiko
d)      Uang untuk membeli membeli bahan baku awal produksi
2.       Memahami dengan pasti alur proses produksi
Untuk memastikan barang atau jasa yang diproduksi memiliki kualitas yang baik, pengusaha harus memahami setiap tahap dalam produksi yang dilakukan. Buatlah kotak untuk memastikan bahwa kita mengetahui langkah-langkah dalam membuat produk, mulai dari saat menyiapkan bahan baku hingga barang siap untuk dijual.
  •         Biaya Produksi

Merupakan biaya yang dikeluarkan untuk membuat produk yang akan dijual. Biaya produksi merupakan biaya tidak tetap, karena besar kecilnya biaya tergantung dari sedikit/banyaknya jumlah produk yang akan dibuat. Dalam menghitung biaya 
produksi, ada 3 hal yang harus diperhitungkan, yaitu:
1.       Biaya Bahan Baku Langsung (BBBL) yaitu bahan baku utama yang diguanakan dalam prosuksi yang tidak bisa digantikan dengan bahan lain.
2.       Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL) yaitu biaya untuk membayar orang yang melakukan proses pembuatan produk.
Biaya Pendukung yaitu semua biaya yang mendukung dalam proses produksi namun diluar
biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung.

  •         Menetapkan Harga Jual

Tidak ada cara khusus untuk menentukan harga jual suatu produk, karena biasanya pengusaha menetapkan berdasarkan harga pasar dan juga harga pesaing. Namun harga jual harus lebih besar dari harga pokok penjualan produk agar tidak rugi.
  •    Perkiraan Perhitungan Biaya Operasional

biaya operasional (biaya tetap) adalah biaya yang dikeluarkan setiap bulan untuk mendukung berjalannya suatu usaha, seperti biaya listrik, biaya air, biaya pegawai (jika ada), biaya promosi, dan lain-lain. Berikut ini adalah perkiraan biaya operasioal yang mungkin dikeluarkan untuk
mendukung berjalannya suatu usaha.

  •         Perhitungan Untuk Menutup Biaya Operasional

Biaya operasional sangat dimungkinkan keluar setiap bulan untuk mendukung jalannya suatu usaha. Jumlah biaya operasional bersifat tetap dan tidak tergantung dari jumlah produk yang terjual. Agar pengusaha tidak rugi, maka ada jumlah minimal yang harus terjual setiap bulannya agar bisa menutup biaya operasional, istilahnya Break Even Point (BEP). Break Even Point (BEP) adalah kondisi pengusaha tidak mengalami kerugian, tapi juga belum mendapatkan keuntungan.
  •         Perhitungan Balik Modal

Perhitungan balik modal ini juga penting untuk dihitung agar bisa diketahui kapan modal seorang pengusaha itu kembali. Dengan mengetahui kapan modal kembali, seorang pengusaha bisa merencanakan pengembangan usahanya lebih lanjut. Rumus yang digunakan juga relatif sama, hanya berbeda di bagian pembagi. Jika sebelumnya yang digunakan sebagai pembagi adalah biaya operasional, maka dalam perhitungan balik modal, pembaginya adalah biaya yang dikeluarkan sebagai modal awal saat akan memulai usaha.
  •         Target Produksi, Penjualan, dan Perkiraan Laba Kotor

Dalam menjalankan suatu usaha, hendaknya seorang pengusaha mempunyai target produksi dan penjualan agar semangat dan terarah dalam menjalankan usahanya. Perkiraan penjualan dan laba kotor sangat bisa berubah tergantung rencana dan target masing-masing pengusaha. Setelah diketahui laba kotor dan biaya operasional setiap bulan, maka pengusaha bisa mengetahui berapa laba bersih setiap bulannya.


 







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menelusuri Wisata Bahari Lamongan (WBL)